Thursday, April 10, 2008

Trik Memilih Nama Domain

Apa arti sebuah nama? Kita sering dengar pertanyaan ini. Sepertinya nama tidak begitu penting. Tapi, ada juga yang bilang, nama adalah doa.
Apa anda juga berpendapat demikian?
Jika anda seorang affiliate marketer, nama itu sangat penting. Nama berarti nama domain untuk situs web anda. Dan, nama domain ini berfungsi mempromosikan produk merchant.
Nah, apa anda masih blank dan bingung mau mendaftarkan domain anda di mana?
Anda bisa mendaftarkan domain anda di domain registrar. Ada ratusan registrar yang menawarkan layanan registrasi domain, diantaranya Yahoo Domains (domains.yahoo.com) dan GoDaddy (www.godaddy.com).
Ingat! nama domain memegang peranan cukup penting dalam keberhasilan situs web anda. Jadi, anda tidak boleh semau anda memilih domain.
Bagaimana memilih nama domain yang bisa membawa keberhasilan?
Anda boleh menyontek tips-tips di bawah ini…
  • Nama domain menggambarkan situs web anda.
Pilih nama domain yang menggambarkan situs web anda. Maksudnya, pilih nama domain yang mengandung keyword situs web anda. Apa tujuannya? Agar, situs web anda bisa ikut muncul dalam search listing kapanpun pengunjung meng-klik keyword yang berhubungan dengan situs web anda.
Selain itu, masukkan keyword dalam nama domain juga memudahkan kerja search engine mengurutkan daftar keyword.
  • Pilihlah nama domain yang pendek dan mudah dilafalkan.
Saat memilih nama domain, anda mesti ingat banyak pengunjung yang akan langsung mengetik nama domain anda tiap kali perlu mengunjungi situs anda.
Jika anda memilih domain yang terlalu panjang, pengunjung bisa sulit mengingatnya. Bahkan bisa saja pengunjung malah salah mengetik domain. Yang akhirnya kesasar ke situs web lain dan sangat mungkin situs web anda terlupakan.
“Ah! Apa sih nama website-nya?? Seingatku kemarin ini. Kok ini nggak bisa ya?” Kalimat seperti ini yang mungkin mereka lontarkan.
Jadi, sebaiknya jangan gunakan domain yang terdiri lebih dari tiga kata. Atau, jikapun terpaksa terlalu panjang, berikan tanda strip (-) untuk memisahkan kata per kata.
Salah satu cara agar nama domain anda mudah diingat pengunjung, gunakan kata-kata sederhana yang mudah dilafalkan.
Anda juga bisa mencoba kunjungi klikdisini.com. Situs web ini akan membantu anda mempersingkat domain anda. Layanan gratis ini akan membuat alamat jadi lebih singkat sehingga lebih mudah diingat.
  • Pilih domain berakhiran “.com”
Bagi masyarakat awam, yang namanya internet itu pasti diidentikkan dengan “.com”. Apapun yang berbau internet pasti berembel-embel “.com” di belakangnya, begitu kata orang-orang.
That’s right!! Domain berakhiran “.com” seperti sudah melekat di benak semua orang. Meski sebenarnya masih ada akhiran/ekstensi domain lainnya seperti “.edu”, “.net”, “.org”. Sayangnya, domain-domain ini tidak sepopuler .com.
Nah, agar situs web anda lebih mudah populer dan mudah diingat masyarakat luas, lebih baik gunakan ekstensi “.com”.
  • Amankan domain anda dari pesaing.
Jika anda sudah mendaftarkan satu nama domain, anda boleh mengembangkan nama domain itu dengan variasi lain. Misal, anda sudah mendaftar menggunakan nama mydress.com, anda bisa lakukan variasi dengan mendaftarkan my-dress.com.
Atau, daftarkan pada domain lain seperti .net atau .org. menjadi mydress.net dan mydress.org.
Mengapa repot-repot meluaskan variasi domain?
Tujuannya, agar pesaing anda tidak bisa menyempitkan traffic anda.
  • Perbarui domain.
Saat anda sudah terlalu sibuk dengan usaha online, anda bisa meminta layanan auto-renew-domain pada registrar anda. Agar saat anda lupa atau tidak punya waktu untuk mengurusi perpanjangan domain ini, registrar akan memperbarui domain anda secara otomatis. Jadi, domain anda tidak akan dihapus oleh registrar.
  • Kunci domain anda.
Registrar biasanya mengunci domain anda untuk mencegah pihak lain mencuri atau memindah domain anda.
  • Jangan cantumkan identitas anda.
Saat mendaftarkan domain, jadilah anonim. Maksudnya, mendaftarlah tanpa identitas. Agar, identitas anda tidak bisa terdeteksi WHOIS.
WHOIS adalah database yang bisa mengungkap informasi semua pemilik domain. Nah, melalui sistem database ini pula, pesaing anda bisa tahu semua hal tentang situs web anda.
Ok… sekarang renungkan baik-baik nama domain yang paling tepat untuk situs web anda. Atau anda sudah menemukan nama terbaik?
Ah! Nama domain tidak hanya berarti doa tapi juga strategi promosi…



Langkah - Langkah Merencanakan Situs Web

Apabila kita akan membuat website, kita perlu merencanaka Situs Web yang akan kita buat, agar kita tidak kesulitan untuk merencanakan web kita, disini saya akan bahas beberapa langkah untuk merencanakan Situs web kita antara lain :

1. Kembangkan situs web anda dengan satu temaDalam membangun website, Pengunjung harus langsung menangkap tema situs web anda dalam hitungan detik setelah melihat halaman depan situs anda. Tema ini akan berbicara pada pengunjung anda, " Tentang apakah situs web yang anda bangun "
Jika anda ingin membuat situs tentang tentang sesuatu contoh " Ebook ", jangan sampai pengunjung anda bingung. lalu , menyangka situs web anda bukan tentang Ebook tapi justru tentang buku cetak, Bisa salah persepsi pengunjung anda.
Baik.. Langkah selanjutnya, untuk mengembangkan situs web, anda bisa memasukan keyword dan daftar penawaran dari merchant.
Yang perlukan diperhatikan lagi dalam membangun website ! anda harus jeli dalam menentukan tema situs web anda. apa yang dimaksud jeli ?
Misalnya : anda anda akan mempromosikan produk alat mandi. anda bisa membuat situs web yang mengulas peralatan mandi secara umum. ini biasanya di sebut macrosite alias situs web yang membahas sebuah halaman secara umum. Atau anda buat situs web yang lebih kusus, misalnya tentang isi jenis-jenis sikat gigi ( ini disebut microsite ).
Tapi, walau anda memilih microsite, sebaiknya jangan memilih yang fokusnya terlalu sempit. Contoh membuat situs web tentang sikat gigi anak-anak (disebut microscophic site). Situs web seperti ini biasanya tidak banyak menarik perhatian pengunjung. Jadi, percuma jika anda susah payah membuat situs web dan tidak ada pengunjung yang tertarik. Eman-eman…

2. Membuat bagian bagian situs web
3. Membuat rencana halaman situs web
4. Kerjakan dan praktekan dengan sabar dan teliti


Melakukan Riset Pasar


Setelah berniat menjadi Affiliate marketer untuk katagori produk tertentu, anda perlu melakukan riset pasar.
Mengapa ? Apa ini penting ? Tidakkah ini merepotkan ?
Anda boleh bertanya demikian dan berfikir bahwa menjadi Affiliate marketer tidak perlu lakukan apa-apa lagi. Pendapat itu salah. Ibarat orang memancing, Affiliate marketer itu perlu Umpan.
Jika Memancing tanpa umpan, jangan harap akan dapat ikan banyak. Seekor ikan pun tidak akan kita dapat. Lalu, bagaimana seharusnya ? Bagaimana kita bisa memberi Umpan ?
Sabar dulu...... Memberi umpan itu adalah berpromosi. Nah, sebelum melakukan promosi, anda perlu melakukan Riset pasar. Riset pasar bisa membantu anda mengetahui seberapa banyak/ seberapa besar tingkat peminat pengunjung terhadap produk yang akan anda pasarkan. Dan, seberapa ketat persaingan yang mungkin anda hadapi !!
So, bagaimana caranya meriset pasar?

1. Amati situasi pasar.
Ikuti informasi-informasi terbaru tentang situasi pasar berkaitan dengan produk yang anda promosikan. Pelajari merchant-merchant yang memiliki angka penjualan terbaik. Pelajari juga komentar para ahli tentang produk-produk unggulan itu.
Untuk mencari tahu informasi ini anda bisa manfaatkan mesin pencari (search engine).

2. Ukur permintaan terhadap produk.
Dalam mengukur permintaan produk, silakan anda buat daftar kata kunci ( keyword ) yang berkaitan dengan produk anda.
Misal anda menjadi Affiliate produk Elektronik. Carilah brand-brand Elektronik yang terkenal. Tuliskan beberapa brand saja. Gunakan mesin pencari dan masukkan brand-brand tersebut dalam Keyword Selector Tool. Setelah anda menekan enter, anda bisa melihat urutan brand dari yang paling banyak di cari sampai yang paling sedikit. Jadi, pada tahap ini anda bisa tahu seberapa besar tingkat permintaan pengunjung terhadap produk anda. Jika dalam satu bulan ada 100 pengunjung mencari produk anda, bisa dikatakan produk anda salah satu yang laris.

3. Cek persaingan antar penjual.

Setelah anda tahu produk anda cukup diminati, lanjutkan riset anda dengan melihat persaingan antar penjual. Ada dua cara yang bisa anda lakukan untuk mengetahui tingkat persaingan ini.
  • Gunakan Paid Search Listings. Paid search Listing kita gunakan untuk mencari daftar Affiliate pesaing anda. Anda bisa gunakan Search engine terpopuler seperti google, yahoo, atau MSN untuk Paid Search Listing. Biasanya menu ini terletak di pojok kanan atas dan bertanda ”Sponsored Results”. Selanjutnya, anda bisa memasukkan keyword yang sudah anda buat. Jika menggunakan yahoo, anda bisa mengklik View Bids Tool (http://uv.overture.com/d/search/tools/bidtool/). Di sana anda bisa lihat berapa pesaing anda yang sudah beriklan dan melakukan penawaran. Akan lebih baik lagi jika anda memasukkan keyword yang spesifik. jadi anda bisa tahu persis berapa jumlah pesaing anda.
  • Gunakan Search Listings Biasa. Cara ini sama seperti saat anda menggunakan mesin pencari. Misal anda menggunakan google, masukkan saja keyword anda dan tekan enter. Jika keyword anda terdiri lebih dari satu kata, tambahkan tanda petik (””). Lakukan semua langkah-langkah di atas. Sebab semuanya saling terkait. Jika anda tidak melakukan tahap-tahap di atas, ada kerugian yang akan anda tanggung. Apa itu ?
  • Jika tidak melihat situasi pasar. Tanpa melihat situasi pasar, anda tidak akan tahu kalau produk anda ternyata sudah kuno. Trend dan model selalu berganti. orang biasanya lebih suka produk-produk baru. Maka anda perlu anda meng-up date informasi tentang produk apa yang paling digemari sekarang.
  • Jika tidak mengukur permintaan produk. Jika tidak melakukan pengukuran terhadap permintaan pasar, anda tidak akan tahu kalau produk anda tidak memiliki peminat.
  • Jika tidak mengecek persaingan. Tanpa mengecek tingkat persaingan, anda tidak akan tahu persaingan yang anda hadapi sangat kompetitif. Dan, mungkin saja harga produk yang anda jual terlalu mahal dibanding produk lain. Dalam situasi seperti ini dapat dipastikan produk anda tidak akan laku.
So?… Lakukan saja langkah-langkah di atas. Semuanya mungkin tampak rumit. Tapi, jika anda melakukannya satu per satu, semua jadi mudah.

Just do it!!!